PENATALAKSANAAN ANEMIA KEHAMILAN : STUDI KASUS CONTINUITY OF CARE DI TPMB YULIANI, DESA BLIMBING LAMONGAN

Main Article Content

Ratih Indah Kartikasari
Dian Nurafifah
Nur Hayati
Novia Elsasari

Abstract

ABSTRAK


Anemia pada kehamilan didiagnosis apabila kadar hemoglobin <11 g/dL. Kejadian anemia dalam kehamilan di Indonesia cukup tinggi oleh sebab itu perlu perhatian khusus karena dampak dari anemia bukan hanya pada ibu melainkan juga bayi yang akan dilahirkan. Tujuan dari studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan mulai dari masa hamil, bersalin dan nifas. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus COC pada Ny. R di TPMB Yuliani, Blimbing, Paciran Lamongan. Instrumen menggunakan pedoman observasi, wawancara dan studi dokumentasi dalam bentuk format Asuhan Kebidanan mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir sesuai denganĀ  KEPMENKES nomor 369/MENKES/SK/III/2007. Hasil : Pada masa kehamilan Ny. R mengalami anemia, bidan memberikan asuhan kebidanan dengan memberikan tablet Fe (tablet tambah darah) dan susu rasa kacang hijau serta menganjurkan ibu untuk minum sari kacang hijau setiap hari serta makan-makanan yang kaya zat besi agar kadar hemoglobin ibu naik. Asuhan yang diberikan menunjukkan adanya korelasi dengan kasus yang dialami oleh Ny. R dimana kadar hemoglobin ibu dapat naik dalam waktu 2 minggu.

Article Details

Section
Articles